Kisah Dea Valencia Sebagai Pengusaha Muda Sukses Batik

Kisah Dea Valencia Sebagai Pengusaha Muda Sukses Batik

Kisah Dea Valencia Sebagai Pengusaha Muda Sukses Batik – Dea Valencia merupakan seorang pengusaha muda sekaligus pendiri Batik Kultur di Indonesia. Dea termasuk seorang yang dikenal menjadi seorang pengusaha Batik yang meneruskan usaha berdagang dari ibunya. Memang sejak kecil dia telah dikenalkan Batik oleh orang tuanya.

Namun siapa yag menyangka juga bahwa perempuan kelahiran Semarang pada 14 Feb 1994 ini menjadi sosok yang berprestasi dalam mengenalkan Batik ke Dunia International. Bagi yang belum mengenalnya mari kita simak Biodata dan informasi pribadi dari sosok yang telah menerima penghargaan Young Heroes dari Kick Andy di tahun 2017 lalu.

Biodata Pengusaha Dea Valencia Terlengkap dan Terbaru 2021

Kisah Dea Valencia Sebagai Pengusaha Muda Sukses Batik

DIbawah ini adalah beberapa informasi pribadi dari Dea Valencia yang telah dirangkum oleh redaksi animate-usa.com pada tahun 2021 ini:

  • Nama Lengkap: Dea Valencia
  • Usia: 27 Tahun
  • Tanggal kelahiran 14 Februari 1994
  • Profesi: Pengusaha Indonesia
  • Orang Tua: Ariyani Utoyo dan Iskiworo Budiarto
  • Pasangan: Yosua Tambayong
  • Facebook: https://id-id.facebook.com/batikkultur
  • Instagram: @deavalencia dan @batikkultur

Kisah Dea Valencia Sebagai Pengusaha Muda Sukses Batik

Kisah Dea Valencia Sebagai Pengusaha Muda Sukses Batik

Pada awal awalnya Dea pun telah mengenal batik dair Ibunya yang merupakan salah seorang yang sangat terampil dalam pakaian batik. Dan sejak usia 16 tahun tersebut kemudian Dea memiliki ide untuk mendaur ulang kain batiknya dengan menghasilkan pakaian batik yang lebih bagus dan cantik lagi.

Dan setelah itu dia pun kemudian memulai dan juga membuka bisnis batiknya dengan nama Batik Kultur yang pada awal awalnya hanya memproduksi 20 pakaian per bulan. Namun setelah itu dia pun kemudian meningkat menjadi 800 pakaian selama 1 bulan. Dan salah satu yang menarik dari usaha Batik Kultur yang dia mempekerjakan lebih dari 50% karyawannya dari kaum disabilitas.

Akan tetapi berkat semangat dan kerjasama yang baik dari para karyawannya itu poun dia kemudian bisa menghasilkan lebih dari Rp 3,5 milliar omset yang dimana semua produknya dipasarkan via media sosial instagram dan juga facebooknya. Malah Luar biasanya lagi Dea pun telah menjadi model dari bisnisnya sendiri.

Itu juga ditambah dengan sosok gadis cantik berusia 27 tahun ini juga pada awalnya memiliki sifat dan juga karakter sebagai model profesional dari pakaian batik yang dia desain dan promosikan ini. Namun pada awalnya dia menjadikan batik sebagai usahanya sendiri dikarenakan usaha kain tenun ikat alias batik juga sangat bagus kualitasnya dan bisa setara dengan pakaian mahal dari luar negeri.

Untuk kalian ketahui bersama bahwa saat ini customernya telah tersebar di seluruh Indoensia dan juga mancanegara. Dan ketika memulai usahanya ini dia pun hanya memiliki modal Rp 50 juta dan tak disangka sangka dia pun kemudian memproduksi total 800 potong pakaian batik yang dimanan juga merupakan yang terbesar saat ini. Berkat usahanya yang keras dan juga dikarenakan teknik marketingnya yang bagus inilah yang menyebavbkan usaha batik yang dia jalankan berhasil sampai saat ini.